Entri Populer

Senin, 29 November 2010

kepada seorang Sahabat

Pagi itu,
Dia datang menemuiku

Sebelum asap kebisingan
Yang biasa mengelilingi
Luar rumahku
Mendatangi pintu
Kamarku..

Dengan isak duka
Iya berpamitan
Untuk meninggalkan
mimpi-mimpinya

Kemudian pulang bersama
hidup

Aku lalu tersernyum
bengis

Aku kecewa bersama sesal
Tiada henti

Tiada henti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar